Monthly Archive: September 2020

Rumah Sakit Rujukan Kini Hampir Memnuhi Kapasitas Yang Dibayangkan

Rumah Sakit

Mengestimasi resiko minimnya tempat tidur pengasingan serta ruang bagian pemeliharaan intensif (ICU) rumah sakit buat menampung penderita COVID- 19 dalam sebagian minggu ke depan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan kembali Pemisahan Sosial Bernilai Besar (PSBB) serta berencana menaikkan jumlah tempat tidur di rumah sakit.

Alibi Anies merupakan laju perkembangan jumlah penderita COVID- 19 yang wajib dirawat jauh lebih besar dibanding ketersediaan tempat tidur. Pelonggaran pergerakan orang (diketahui dengan gelar PSBB peralihan) semenjak dini Juni kemudian sudah tingkatkan laju penjangkitan virus corona di Bunda Kota klik disini.

Tahap akumulasi itu pas. Tetapi yang butuh jadi memo kritis untuk para pemilik kebijaksanaan, tidak cuma di DKI Jakarta tetapi pula di bermacam wilayah, merupakan kalau buat tingkatkan kapasitas rumah sakit tidak lumayan cuma dengan menaikkan jumlah tempat tidur semata.

Para pemilik kebijaksanaan butuh menguasai yang dalam rancangan kesiapsiagaan gawat di sarana jasa kesehatan diketahui dengan surge capacity (kapasitas lonjakan), ialah keahlian warga serta sarana ataupun sistem jasa kesehatan buat menanggulangi mungkin lonjakan jumlah penderita yang diakibatkan oleh musibah alam, musibah rasio besar, wabah penyakit ataupun serbuan teroris.

Mereka Pula Butuh Menguasai Strategi Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit

Sampai dini September ini, kapasitas tempat tidur pengasingan rumah sakit referensi COVID- 19 di DKI Jakarta telah nyaris 80 persen yang terpakai.

Kapasitas tempat tidur pengasingan di DKI Jakarta terdapat 4. 053 bagian serta rencananya ditingkatkan jadi 4.807 pada 8 Oktober. Sebaliknya tempat tidur ICU terdapat 528 serta direncanakan meningkat jadi 636 pada 25 September. Walaupun ditambah, diprediksi hendak senantiasa penuh pula bersamaan kian banyak penderita terkini.

Dikala ini menipisnya kapasitas energi muat rumah sakit tidak cuma terjalin di DKI Jakarta, tetapi sudah terjalin di bermacam wilayah. Sebab itu, para pemilik kebijaksanaan butuh menguasai tipe-tipe surge capacity (kapasitas lonjakan) serta metode menanganinya.

3 Tipe Kapasitas Lonjakan

Awal, kapasitas lonjakan berplatform sarana jasa kesehatan. Ini merujuk pada keahlian sarana jasa kesehatan tercantum rumah sakit buat bisa menjaga lonjakan kenaikan jumlah permasalahan COVID- 19 yang membutuhkan pemeliharaan kesehatan di rumah sakit.

Kedua, kapasitas lonjakan kesehatan warga. Ini merujuk pada kapasitas buat melakukan aktivitas kesehatan warga semacam dalam kondisi COVID- 19 dikala ini merupakan tracing (pencarian), testing (pengetesan) serta pengobatan (pemeliharaan).

Ketiga, kapasitas lonjakan berplatform komunitas. Ini melingkupi keahlian komunitas buat memenuhi jawaban kesehatan warga (dengan melaksanakan 3M memakai masker, membersihkan tangan, serta melindungi jarak) serta jawaban sarana pemeliharaan kesehatan (dengan menolong sediakan pemeliharaan di luar dari sarana yang keunggulan bobot).

Bagian Penting Kapasitas Lonjakan Dibagi Atas 4 Bagian

Karyawan (pangkal energi orang bagus itu para daya kesehatan ataupun non- kesehatan yang bekerja di sarana jasa kesehatan), stuff (bermacam perlengkapan kesehatan, materi kedokteran, obat- obatan, perlengkapan penjaga diri serta lain serupanya), dan ruang (ketersediaan ruangan serta tempat tidur yang tidak cuma perkara jumlah tetapi pula berkecukupan guna serta ketentuan). Terakhir, system yang terdiri dari kebijaksanaan serta cara manajemen yang berintegrasi.

4 bagian ini ialah satu kesatuan yang utuh. Oleh sebab itu penguasa tidak bisa cuma fokus pada satu bagian saja semacam menaikkan jumlah tempat tidur.

Bagaikan ilustrasi, strategi proteksi kepada peristiwa peradangan, kematian serta keletihan di golongan daya kesehatan pula wajib menemukan atensi. Sebagian bimbingan persoalan di dasar ini bisa menolong buat meningkatkan strategi yang lebih analitis buat tingkatkan kapasitas sarana jasa kesehatan.

Persoalan dini apakah situasi serta kapasitas sarana jasa kesehatan( pada tiap bagian 4S) sedang bisa menampung serta menjaga, kenaikan jumlah kunjungan penderita yang diprediksi hendak terjalin?

Bila tanggapannya hingga rumah sakit senantiasa bisa beroperasional dengan cara wajar. Bila tanggapannya Tidak, hingga persoalan berikutnya. Mampukah penguasa wilayah serta manajemen rumah sakit mengutip aksi buat memodifikasi serta tingkatkan keahlian mengalami perkiraan lonjakan penderita?

Bila tanggapannyaBetul, hingga strategi awal merupakan tingkatkan serta memodifikasi pangkal energi orang di sarana kesehatan, perlengkapan serta obat- obatan, ruang pemeliharaan, serta manajemen di rumah sakit( facility- based surge).

Strategi ini semacam mengalihfungsikan zona ataupun ruang lain di rumah sakit bagaikan ruang pengasingan terkini ataupun ICU. Tidak hanya itu, mengerahkan perlengkapan serta daya dari satu bagian ke bagian lain yang menginginkan, sampai kebijaksanaan menata sistem pendapatan serta referensi penderita. Hingga sepanjang ini DKI Jakarta berusaha menaikkan tempat tidur di rumah sakit.

Profesi Apoteker Perannya Besar Dalam Keselamatan Nyawa Tapi Kerap Tak Terlihat

Profesi Apoteker

Dalam serial drama terkini Jepang Unsung Cinderella Midori, the Hospital Pharmacists, seseorang penderita di ruang pemeliharaan rumah sakit yang hadapi henti jantung menemukan injeksi obat adrenalin. Tetapi jantung penderita senantiasa tidak berdebar walaupun dadanya sudah ditekan (resusitasi) buat menolong pernafasan.

Di tengah kesusahan itu, seseorang apoteker di rumah sakit itu menciptakan pil obat beta-blocker di kantong penderita, yang sebagiannya kelihatannya sudah diminum penderita. Obat ini bertentangan kerjanya dengan adrenalin. Apoteker ini menganjurkan pada dokter buat membagikan injeksi glukagon buat melawan kegiatan beta-blocker yang sudah diminum penderita. Hasilnya, jantung penderita kembali berdebar.

Tetapi, keluarga penderita malah cuma akseptabel kasih pada dokter. Mereka tidak mengetahui kedudukan apoteker dalam melindungi nyawa penderita.

Baca Juga : Rumah Sakit Rujukan Kini Hampir Memnuhi Kapasitas Yang Dibayangkan

Tidak cuma di Jepang, biasanya warga Indonesia pula mengidentikkan daya kesehatan dengan wujud dokter ataupun juru rawat, 2 pekerjaan yang dikira bagaikan pengawal terdahulu dalam jasa kesehatan. Sementara itu, dengan kompetensinya di aspek penyediaan farmasi (obat, materi obat, serta obat konvensional), pekerjaan apoteker pula tidak takluk berarti dalam tingkatkan bagian kesehatan warga serta melindungi nyawa penderita.

Apoteker Tidak Sekadar Menunggu Apotek

Bagus pada era wajar ataupun wabah, apoteker membagikan jasa kefarmasian yang tidak tergantikan. Kala rumah sakit serta puskesmas menutup layanan sedangkan dampak daya kesehatan yang terdampak COVID- 19, apotik senantiasa penuhi keinginan warga kepada obat serta perlengkapan kesehatan.

Apoteker ialah gelar untuk pekerjaan farmasi di Indonesia. Di negara-negara berbicara Inggris diucap pharmacist, sedangkan di Belanda, Jerman, serta Belgia dikenal apotheker.

Buat jadi apoteker, seorang wajib lolos ahli (S1) program farmasi (per Oktober 2019 terdapat 264 program riset S1 Farmasi di Indonesia), ditambah 2 semester pembelajaran pekerjaan apoteker serta melafalkan ikrar pekerjaan bagaikan apoteker. Mereka terkini dapat masuk ke bumi pekerjaan apoteker sehabis diklaim lolos dari Tes Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) yang diselenggarakan oleh Badan Nasional UKAI.

Dikala ini, terdapat dekat 80. 000 apoteker di Indonesia yang bertugas dalam bermacam aspek profesi kefarmasian mencakup penciptaan, penyaluran, serta jasa obat serta obat konvensional.

Di pabrik farmasi, apoteker biasanya bertugas dalam pengaturan kualitas, pemastian kualitas, serta penciptaan obat. Kedudukan apoteker pula amat diperlukan dalam riset serta pengembangan (R&D), bersamaan dengan ditemuinya obat- obatan terkini untuk bermacam penyakit.

Dalam 8 tahun terakhir, misalnya, paling tidak 209 obat terkini disetujui oleh Administrasi Obat serta Pangan (FDA) Amerika Sindikat. Informasi obat terkini ini jadi referensi untuk penciptaan obat-obatan di bermacam negeri, tercantum Indonesia.

Tidak Hanya Untuk Melayani Resep Obat

Obat- obatan yang dibuat oleh pabrik farmasi Indonesia ataupun obat memasukkan didistribusikan oleh agen ataupun Orang dagang Besar Farmasi (PBF). Di Indonesia terdapat dekat 2.000 PBF per Februari 2020. Tiap PBF paling tidak mempunyai satu apoteker bagaikan penjamin jawab. Pembagian obat wajib dicoba cocok dengan metode penyaluran obat yang bagus (CDOB) supaya produk hingga dalam situasi yang bagus, nyaman serta khasiatnya terpelihara.

Obat- obat khusus serta vaksin, misalnya, amat sensitif kepada pergantian temperatur. Vaksin serta obat itu wajib didistribusikan dalam media dingin, supaya tidak cacat, dari tempat penyimpanan besar di kota sampai ke tempat layanan kesehatan terdekat penderita.

Di apotik, puskesmas, serta rumah sakit, apoteker tidak cuma melayani formula serta memberikan obat. Apoteker pula melaksanakan pencarian riwayat pemakaian obat, penilaian pemakaian obat, kontrol pengobatan obat, jasa data obat, serta pengarahan.

Dalam membagikan jasa, apoteker sering bekerja sama dengan daya kesehatan lain semacam dokter, juru rawat, ataupun pakar vitamin supaya penyembuhan yang diserahkan nyaman serta efisien untuk penderita. Apoteker juga membagikan jasa data obat, dan pengarahan untuk penderita yang menginginkan. Di rumah sakit, apoteker berfungsi mempersiapkan obat kanker dan pencampuran obat suntik serta basi murni yang lain.

Tidak hanya membagikan jasa langsung pada penderita, apoteker pula berfungsi dalam pengurusan obat serta perlengkapan kesehatan. Tanpa terdapat apoteker yang beranjak di aspek pengurusan, jasa kesehatan hendak terserang imbasnya sebab kekurangan persediaan obat, ataupun persediaan obat menumpuk alhasil basi.

Tantangan Dan Peluang Apoteker

Di Departemen Kesehatan, apoteker ikut serta dalam menata regulasi farmasi, mensupervisi industri farmasi serta apotik, serta mengatur ketersediaan obat- obatan untuk warga.

Di Tubuh Pengawas Obat serta Santapan (BPOM), apoteker berfungsi dalam menilai obat, obat konvensional, komplemen kesehatan, kosmetik, serta pangan. Apoteker pula memantau obat yang tersebar di pasar lewat audit teratur, pengetesan ilustrasi, serta monitoring dampak sisi obat serta obat konvensional. Apoteker pula berfungsi dalam memantau pemakaian narkotika serta psikotropika.

Apoteker pula berfungsi di BPJS Kesehatan, pabrik kosmetik, badan riset, universitas, sampai bagaikan entrepreneur apotik. Terdapat banyak profesi yang dapat dimasuki oleh apoteker. Kedudukan apoteker di bermacam zona ini silih berkaitan dalam menciptakan ketersediaan basi farmasi serta jasa kefarmasian bermutu untuk warga.

Jalinan Apoteker Indonesia melaporkan dekat 800 apoteker positif COVID- 19. Perihal ini membuka mata khalayak kalau apoteker pula ialah salah satu pekerjaan kesehatan yang terdampak COVID- 19.

Tingginya resiko apoteker buat terhampar COVID- 19 mendesak aplikasi inovasi jasa kefarmasian, semacam jasa farmasi jarak jauh (telepharmacy), tanpa lihat wajah langsung.

Di Indonesia, baru- baru ini BPOM menerbitkan peraturan buat memantau pemasaran obat dengan cara daring. Aplikasi telepharmacy tidak terbatas pada penyerahan obat saja, tetapi pula pada kontrol pemakaian obat, pengarahan, apalagi bagaikan pengganti pemecahan keterbatasan jumlah apoteker di sesuatu area.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019

sudah menata jasa kesehatan jarak jauh di Indonesia, butuh prinsip serta penataran pembibitan untuk apoteker supaya telepharmacy bisa diaplikasikan. Indonesia pula mengalami tantangan dalam penuhi keinginan obat nasional. Bagaikan suatu bidang usaha, pabrik farmasi Indonesia penuhi 70% keinginan obat dalam negara. Tetapi, dekat 90% materi dasar obat wajib diimpor dari Tiongkok serta India.

Bagaikan negeri dengan biodiversitas paling kaya kedua sehabis Brazil, Indonesia mempunyai 1.645 genus tumbuhan obat yang teridentifikasi bagaikan tumbuhan obat. Tetapi, terkini dekat seperlimanya dari tumbuhan obat itu yang tertera di BPOM bagaikan obat.

Dalam kondisi menanggapi tantangan COVID- 19, Vaksin Merah Putih lagi dibesarkan oleh Asosiasi Vaksin COVID- 19, yang diharapkan bisa dibuat massal akhir 2021. Para apoteker hendak berfungsi berarti dalam penciptaan serta penjaminan mutu vaksin ini.

Masa disruptif serta tantangan garis besar menuntut apoteker buat paham kepada bermacam rumor kesehatan. Institusi pembelajaran farmasi serta IAI berfungsi berarti dalam meningkatkan pekerjaan apoteker yang tidak cuma profesional dengan cara nasional, tetapi pula sanggup mengalami tantangan garis besar.

Dengan begitu, apoteker tidak lagi jadi bahadur tidak nampak semacam potret yang diperlihatkan pada drama serial Unsung Cinderella, tetapi jadi pekerjaan yang diketahui serta diperlukan oleh warga.

HOAX 12 Makanan Yang Dilarang Dimakan Berbarengan

HOAX Makanan

12 Makanan Yang Konon katanya tidak di perbolehkan untuk di makan berbarengan banyak dibagikan pada media sosial. Hal ini banyak di sebarkan melalui akun Facevook Perawat Peduli pada 15 Juli 2019 lalu.

Akun Facebook tersebut mengupload 12 gambar jenis makanan yang tidak diperbolehkan untuk dimakan berbarengan sebab dianggap dapat membahayakan untuk kesehatan tubuh. Awal merupakan kekangan komsumsi susu kedelai dengan telur, kedua menyantap daging dengan semangka. Ketiga memakan udang dengan juice sitrus.

Keempat komsumsi ketam dengan teh, kelima menyantap sayur bayam dengan kedelai. Terakhir dilarang memakan mi praktis dengan coklat. Sebagian Santapan yang tidak direkomendasikan disantap pada dikala berbarengan, catat account Facebook Juru rawat Hirau. Konten yang disebarkan account Facebook Juru rawat Hirau sudah 21 ribu kali dibagikan serta menemukan 66 pendapat warganet.

Pencarian Fakta

Lihat Kenyataan Kami dalam menelusuri klaim mengenai 12 santapan yang dilarang disantap berbarengan. Pencarian dicoba dengan bertamu Guru Besar Ilmu Vitamin FEMA IPB serta pula Pimpinan Biasa Pergizi Pangan Indonesia Profesor, Dokter Hardinsyah, MS. Aneh-aneh aja, bikin senasi.

kami pula menciptakan sebagian postingan yang menyangkal klaim tidak bisa komsumsi telur serta susu berbarengan. Merupakan postingan bertajuk. Bagi alhi nutrisi, Mehar Rajput, telur merupakan pangkal protein, asam amino serta lemak segar sedangkan susu memiliki protein serta kalsium. Keduanya nyaman disantap dalam kondisi matang, maksudnya telur yang telah dimasak, bukan telur anom.

Lebih lanjut Rajput pula menarangkan, telur anom yang disantap bagaikan menu makan pagi dikhawatirkan hendak memunculkan peradangan kuman, keracunan santapan sampai mengusik absorbsi nutrisi. Inilah yang setelah itu jadi dongeng yang bertumbuh jika telur serta susu tidak bisa disantap berbarengan.

Sementara itu jika telurnya telah diolah matang hingga susu serta telur dapat jadi paduan makan pagi komplet besar protein. Perihal senada pula dikatakan konsultan nutrisi Dokter. Rupali Dutta yang berkata jika susu serta olahan telur nyaman dimakan kapanpun.

Tidak hanya itu, ada pula postingan yang menyangkal klaim meminum air sitrus sehabis makan udang bisa keracunan arsenik. Merupakan postingan bertajuk Minum Sitrus Habis Makan Udang Buat Keracunan.

Ahli Vitamin Pltekkes Kemenkes

Bagi Ahli Vitamin Poltekkes Kemenkes Jakarta 2 serta Ahli gizi Persagi, Dokter. Rita Ramayulis, DCN, Meter. Kes, minum sitrus sesudah menikmati udang tidak dilarang dalam bumi kedokteran. Rita pula mengatakan kalau dampak keracunan semacam yang disangkakan warga sepanjang ini tidak terdapat.

Kebingungan warga mengenai keracunan itu dilandasi oleh terdapatnya isi arsen di udang yang berbaur dengan vit C dari sitrus. Sementara itu, warga butuh mengidentifikasi terlebih dahulu tipe arsen yang menimbulkan keracunan. Ada 2 tipe arsen.

Awal merupakan arsen organik yang lazim ditemui dalam daging, sayur- mayur, serta buah. Kemudian, yang kedua merupakan arsen anorganik yang tercantum dalam metal berat. Rita mengatakan kalau watak arsen pada udang merupakan organik dengan julukan arsenobetain.

Biarpun begitu, udang senantiasa memiliki arsen anorganik, meski dalam jumlah yang amat kecil ialah kurang dari 4 persen ataupun dekat 0, 5 miligram. Itu juga umumnya ditemui pada udang yang berawal dari perairan yang terkontaminasi metal berat. Isi arsen anorganik pada udang sempat diawasi. Udang dari perairan terkontaminasi.

Sedangkan itu, keracunan arsen terjalin bila komsumsi 70- 200 miligram arsen anorganik. Jumlah itu sebanding dengan mengkonsumsi arsen 1 miligram per kg berat tubuh tiap harinya.

Dengan begitu, arsen anorganik pada udang terkini hendak memunculkan keracunan bila disantap lebih dari 100 kg dalam satu durasi. Ini nyata tidak bisa jadi, tutur Rita. Oleh sebab itu, ia memohon warga buat tidak harus khawatir komsumsi udang serta minuman sitrus dalam durasi yang nyaris berbarengan.

Health Bertamu Ahli Nutrisi Dokter

Bagi ia, isi arsen pada udang tidak beresiko semacam yang dicerminkan. Karena, jumlahnya amat kecil. Apalagi, terdapat khasiat dari kombinasi makan udang serta minum sitrus dengan cara berbarengan. Tidak hanya diketahui bagaikan pangkal protein yang banyak, udang pula memiliki zink serta kalsium pada kulitnya.

Terdapat pula postingan yang menyangkal klaim menyantap ketam serta minum teh berbarengan dapat beresiko untuk pencernaan. Merupakan postingan bertajuk Makan Ketam serta Minum Teh Beresiko untuk Alat pencernaan.

Health bertamu ahli nutrisi dokter Tan Shot Yen buat mengonfirmasi mengenai statment itu. Baginya, perihal itu bukanlah betul. Duh ngaco abis, ucapnya dikala dihubungi melalui catatan pendek. Ia berkata, pemakaian perkataan larutan alat pencernaan di cerna teh tidak bisa diperoleh akal.

Bahasa ini saja saya tak mudheng serupa sekali, hahaha ngakak deh. tambahnya menanggapi mengenai larutan alat pencernaan yang di cerna teh. Tidak hanya itu, Tan pula mempersoalkan sebutan peleburan yang dipakai dalam kabar yang tersebar itu.

Tan memohon supaya warga lebih cermas dalam memilah informasi kesehatan. Awal merupakan dengan memandang tautan asli dari kabar itu. Misalnya terdapat, cek pula bukti tautannya apakah berawal dari institusi sah, web individu, ataupun postingan di alat daring yang senantiasa butuh diverifikasi kebenarannya.

Bedakan antara ilmu kesehatan ataupun medis dengan evidence based science serta hal pengganti yang umumnya sarat pembuktian. Postingan yang lain yang menyangkal klaim itu bertajuk Hoax ataupun Kenyataan? Makan Tempe serta Bayam Berbarengan Dapat Mengendap di Badan.

Unggahan di alat sosial Facebook melaporkan tempe hendaknya tidak dikonsumsi berbarengan dengan bayam. Isi dalam bayam serta tempe dibilang meninggalkan sedimen yang tidak larut dalam badan.

Menjawab unggahan itu, dokter pakar vitamin klinik dokter Tirta Prawita Ekstrak, SpGK, MSc, berkata data itu tidak betul. Bayam dapat disantap dengan tempe yang diolah jadi bermacam persembahan. Tidak hingga semacam itu betul. Santapan tidak cuma memiliki satu akar itu saja. Asal mengkonsumsi seperlunya hingga tidak terdapat permasalahan, tutur dokter Tirta yang aplikasi di Rumah Sakit Pondok Bagus (RSPI).

Terakhir, klaim mengenai menyantap mi praktis dengan coklat nyatanya pula tidak betul. Data ini diambil dari postingan bertajuk Makan Cokelat sehabis Mi Dapat Jadi Toksin Memadamkan.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Broadcast pertanyaan ancaman menyantap cokelat berakhir komsumsi mi sedang banyak tersebar. Belum lagi, bahasa yang dipakai dikala mengantarkan data itu terbuat dengan bahasa yang nampak amat objektif serta memastikan. Catatan juga terus menjadi membingungkan sebab seseorang perempuan diklaim jadi korban dari perihal itu.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada Kamis, (21 atau 6 atau 2018), sudah membeberkan kalau data yang tersebar itu merupakan hoax. Kemenkes juga mengimbau buat menyudahi memberikan catatan itu pada orang lain. Sebagian durasi kemudian, pakar vitamin, Leona Victoria Djajadi, MND.

Bukannya tidak bisa jadi terdapat pencemaran arsenik ataupun keracunan. Tetapi yang tidak bisa jadi merupakan produsen mi yang telah celus sertifikasi BPOM (Tubuh Pengawas Obat serta Santapan- red), dengan terencana mengenakan arsenik bagaikan materi bakunya. Jadi ini luar biasa duper hoax, nyata alumnus University of Sydney itu dikala dimintai asumsi.

Victoria mengamanatkan biar warga tidak gampang yakin dengan kabar yang tersebar di alat sosial. Catatan yang memakai penyusunan bahasa- bahasa kimia semacam dituturkan di atas pula tidak dapat jadi kuncian kalau data itu betul terdapatnya. Umumnya supaya buat imbuh aksi digunakan bahasa- bahasa kimia, ditulis seluruh,tutur Victoria.

Dapat Disimpulkan

Pernyataan untuk 12 jenis makanan tidak diperbolehkan untuk dimakan dengan berbarengan sebab bisa membahayakan untuk kesehatan tubuh ternyata tidak benar.

Sang Ahli Ilmu Gizi FEMA APB beserta dengan KETUM Pergizi Pangan Indonesia Prof, Dr Hardinsyah, MS menepis kabar itu. Beliau mengatakan info tersebut adalah merupakan hoaks.